Press "Enter" to skip to content

Bukan Instagram Viewer, Ternyata Ini Fitur Penting yang Dimiliki Instagram

( Foto : Youtube )

Memiliki akun Instagram tampaknya menjadi suatu keharusan akhir-akhir ini. Semenjak kehadirannya di tahun 2010 aplikasi ini telah melakukan berbagai pengembangan sehingga menjadi Instagram yang kita kenal sekarang. Saat ini Instagram menjadi hal yang tidak mungkin lepas dari keseharian mayoritas masyarakat. Tidak hanya mengunggah momen menarik dan keseharian pribadi, namun juga mengunggah suatu kejadian yang dianggap menarik. Inilah yang membuat suatu kejadian bisa menjadi viral, walaupun untuk melindungi hak cipta dan tersebarnya konten tanpa izin, Instagram dengan sengaja tidak menyediakan fitur cara repost Instagram. Tapi tetapsaja sulit membendung hobi para pengguna untuk memposting konten sensitif, itu semua dikarenakan sebuah fitur gamification bernama Instagram Viewer. Instagram Viewer menjadi indicator bagi pengguna. Semakin tinggi angka viewer akan memberikan kepuasaan tersendiri bagi penggunanya.

Walaupun Instagram tidak menyediakan fitur cara repost Instagram, terdapat beberapa aplikasi dari pihak ketiga yang memfasilitasinya. Sepertiy ang diulas dalam artikel bukalapak dalam Cara Repost Foto di Intagram https://review.bukalapak.com/techno/cara-repost-foto-di-instagram-19846.

( Foto : Quotesgram )

Instagram merupakan aplikasi berbagi foto dan video yang dilengkapi dengan  fitur filter untuk mengedit tampilannya. Nama Instagram sendiri ditemukan atas fungsi yang disediakan oleh aplikasi ini, yaitu “insta” yang berasal dari kata instan, sedangkan “gram” dari kata “telegram” karena mampu menyampaikan pesan secara cepat. Pada saat ini pengguna Instagram di dunia mencapai 1 miliar pengguna, dari total jumlah penduduk dunia sebanyak 7.7 miliar orang. Tidak heran aplikasi ini mendapatkan predikat sebagai Most Popular Sosial Network Worldwide. Di Indonesia sendiri pengguna Instagram mencapai angka 45 juta pengguna.

Portal media online Time pada tanggal 25 Mei 2017, menyebutkan bahwa Instagram merupakan sosial media terburuk untuk kesehatan mental seseorang. Berdasarkan hasil sebuah survei terhadap 1.500 pengguna remaja, menunjukkan bahwap enggunaan Instagram dapat mengakibatkan meningkatnya tingkat kecemasan, depresi, bullying, dan FOMO yaitu kondisi takut kehilangan atau ketinggalan informasi atas suatu hal atau seseorang.

Sepertinya Instagram sudah menyadari efek samping dari keberadaannya.Keasyikan yang ditawarkan mampu menimbulkan ketergantungan berlebihan pada penggunanya, yang tanpa disadari dapat mengakibatkan hal-hal negatif tersebut.Saat ini Instagram menyediakan fitur “youractivity”, yang di dalamnya para pengguna dapat memantau berapa waktu yang mereka habiskan di Instagram setiap harinya.

Fitur ini dilengkapi dengan pengaturan batasan waktu dan alarmpengingatnya. Dengan memanfaatkan fitur ini pengguna dapat menentukan alokasiwaktu dalam satu hari untuk penggunaan Instagram, sehingga diharapkan penggunaannya tidak berlebihan dan tidak menimbulkan efek samping yang dikhawatirkan.

Berdasarkan artikel www.recode.net yang dipublikasikan padatanggal 25 Juni 2018, mengatakan bahwa para pengguna Instagram rata-rata menghabiskan 53 menit waktunya dalam satu hari untuk mengakses sosial mediaini. Walau masih lebih rendah 5 menit dibandingkan penggunaan facebook, namun masih di atas penggunaan sosial media lainnya seperti snapchat, twitter,dan lainnya.

Sampai saat ini belum ditemukan sumber maupun hasil riset yang mengatakan berapa batasan waktu yang sehat untuk penggunaan Instagram perharinya. Walaupun demikian ada baiknya mulai saat ini para pengguna sudah mulaimemperhatikan berapa waktu rata-rata aktivitas mereka di Instagram per harinya. Terlebih untuk akun pribadi, bukan akun brand maupun akun bisnis. Oleh karena itu ada yang lebih penting daripada menghitung Instagram  viewer, follower maupun likes, yaitu menghitung berapa waktu yang telah anda habiskan diInstagram setiap harinya demi menjaga kesehatan mental.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *