Press "Enter" to skip to content

Mengenal Lebih Jauh Tentang Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi dikenal sebagai badan usaha yang lebih bersahabat dengan rakyat karena prinsip kekeluargaan dan gotong royong yang dimiliki. Berbeda dengan badan usaha lain seperti PT, CV, Firma ataupun Yayasan, koperasi yang juga termasuk diantaranya adalah koperasi simpan pinjam, dianggap lebih pro rakyat dimana dalam menciptakan kesejahteraan anggota, pengurus dan pengawas dipilih pada Rapat Anggota Pengurus.

Mengenal Lebih Jauh Tentang Koperasi Simpan Pinjam

Dalam ketentuan UU Koperasi, prinsip dasar dari koperasi simpan pinjam yaitu mempunyai anggota yang sifatnya terbuka sukarela dan dikelola mandiri menggunakan cara yang demokratis. Sementara kekuasaan tertinggi ada di Rapat Anggota yang juga berkewenangan dalam membagi Sisa Hasil Usaha (SHU).

Untuk menjalankan usaha, koperasi menggunakan modal dari:

  • Simpanan Pokok; dibayarkan hanya sekali oleh anggota pada saat pertama bergabung
  • Simpanan Wajib; dibayarkan setiap bulan oleh anggota
  • Simpanan Sukarela; mirip tabungan namun dalam jumlah dan waktu yang tak ditentukan
  • Dana cadangan; SHU yang tak dibagikan pada anggota
  • Modal pinjaman; dilakukan pengurus koperasi pada pihak lain
  • Hibah/ Donasi; diterima koperasi dari orang lain

Mekanisme simpan pinjam dari koperasi tidaklah terlalu rumit dimana pada awalnya pinjaman hanya aka diberikan pada anggotanya saja. Namun belakangan, koperasi juga memberikan pinjaman kepada non-anggota yang umumnya menjadi calon anggota saat akan mengajukan pinjaman.

Syarat yang diminta dalam keanggotaan koperasi simpan pinjam umumnya tidak terlalu rumit, antara lain:

  • WNI
  • Keanggotaan sifatnya perorangan, bukan badan hukum
  • Bersedia untuk membayar simpanan pokok serta simpanan wajib
  • Setuju terhadap ADART serta ketentuan yang berlaku

Sementara syarat mengajukan pinjaman di koperasi simpan pinjam diantaranya;

  • Status sebagai anggota ataupun calon anggota
  • Mengisi formulir
  • Menyetor fotocopy KTP (suami istri jika sudah menikah)
  • Menyetor fotocopy KK,Rekening listrik,Slip gaji serta Agunan

Sementara prosedur mengajukan pinjaman adalah;

Membuat proposal tujuan dari penggunaan dana

Proposal dipertimbankan oleh pengurus koperasi

Saat pengajuan disetujui, maka pencairan dan lamanya pengembalian akan dicantumkan dalam akad pinjaman

Ketika mengajukan pinjaman, Anda mendapatkan penjelasan terkait ketentuan koperasi simpan pinjam.

Bunga yang diterapkan oleh Koperasi Simpan Pinjam ditentukan dengan cara yang berbeda-beda dimana umumnya ketika peminjam tidak mengangsur bunga hingga akhir bulan, maka bunga yang belum dibayar ini akan dihitung menjadi pengali (di luar pokok) pad aperhitungan bulan berikutnya.

Baca juga: Lakukan 4 Tips Aman Berikut Saat Berinvestasi di Koperasi

  • Bunga Flat; nominal bunga selalu sama setiap bulan
  • Bunga Menurun Efektif; bunga dihitung dari saldo akhir tiap bulan sehingga nominalnya semakin menurun.
  • Bunga Anuitas; mirip bunga efektif tetapi dipengaruhi juga oleh sisa pinjaman per bulan sehingga bunga menurun tiap bulannya sementara nominal pokok justru naik.

Dengan memahami seluk beluk tentang koperasi simpan pinjam di atas, diharapkan Anda dapat mengambil benefit sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *