Press "Enter" to skip to content

Apa itu Root Hp? Begini Pengertian dan Manfaatnya

Dalam forum-forum diskusi mengenai gawai dan teknologi, sering kita dengar istilah root. Banyak yang mendiskusikannya sebagai topik yang selalu hangat untuk dibahas. Ada yang bilang, hp yang lemot dapat dimaksimalkan dengan root. Lalu, ada juga yang menganggap aplikasi tertentu tidak dapat dipasang di hp kecuali dengan cara diroot. Memperbaharui sistem operasi Android pun hanya dapat dilakukan dengan root. Namun, tahukah kamu apa itu root hp? Mari kita kuliti apa dan bagaimana cara root itu sebenarnya.


Dunia kini melesat begitu cepat, secepat perkembangan teknologi pada hp. Tiap tahun adalah kecanggihan yang baru dalam perilisan hp anyar. Memiliki hp dengan performa kencang bukan lagi hal yang sulit, bahkan sudah menjadi idaman hampir setiap orang. Hal itu tak dapat dihindari karena setiap saat ada saja pembaruan yang diciptakan produsen dan pengembang aplikasi, seiring dengan kebutuhan memproses data. Bagi konsumen yang memiliki dana, tentu mudah menjatuhkan pilihannya. Hp manapun dapat dibeli sesuai keinginannya. Bagi yang memiliki budget pas-pasan, tentu ada alternatif untuk mendapatkan hp dengan peningkatan performa yang signifikan. Salah satu jawabannya adalah dengan root.

Definisi Root

Root atau rooting adalah proses yang mengizinkan pengguna hp (dan piranti lain) yang menggunakan sistem operasi Android untuk bebas menyetel dan mengontrol lebih dalam pada pelbagai subsistem Android. Analoginya dapat dijelaskan seperti ini. Sistem operasi Android adalah sebuah gedung yang memiliki sistem keamanan berlapis dan kamu memiliki akses terbatas untuk menggunakan ruangan di dalamnya. Dengan root, kamu dapat menggunakan ruangan-ruangan tertentu yang sebelumnya dilarang sekaligus mematikan beberapa sistem keamanan yang terdapat di gedung tersebut. Kasarnya, kamu dapat bebas melakukan apa saja terhadap sistem hp yang sudah diroot. Asik ‘kan memiliki hp yang bisa dipakai sesuai apa yang kita inginkan?

Salah satu alasan mengapa orang meroot hp adalah performa prosesor dapat ditingkatkan untuk membuat hp lebih ngebut. Dalam pembuatannya, produsen hp telah menghitung dan mengetes produknya, mulai dari kinerja yang biasa saja hingga maksimal. Hal itu untuk melihat seberapa besar performa yang bisa dicapai dari beragam kecepatan prosesor. Selain mengetes performa, mereka pun menghitung daya yang digunakan agar hp dapat dipakai dengan cukup hemat baterai. Alhasil, terdapat kompromi pada kinerja sebuah hp agar memperoleh jalan tengah: performa cukup kencang dan penggunaan baterai pun tidak boros. Dengan root ini, kamu dapat memaksimalkan performa tersebut menjadi lebih nge-boost agar aplikasi dan game berat dapat berjalan lebih lancar dan lebih smooth.

Kinerja yang mantap setelah diroot, tentu ada konsekuensinya. Setiap tindakan, toh, ada risikonya. Begitu pula dengan root hp, setiap kelebihannya  pasti ada kekurangannya yang mengintai. Sebelum mencoba root hp, kalian juga harus tahu, dong, kekurangannya. Seperti penjelasan di atas, produsen hp mengurangi kinerja prosesor untuk mengerem laju baterai agar tidak cepat habis. Jika kinerja dipatok maksimal, tentu daya baterai diperas agar lebih boros. Hal ini menjadi kekurangan. Selain itu, hp yang sudah diroot memiliki kemudahan akses terhadap keamanan dari sistem operasinya sehingga pasti lebih rentan untuk diretas dan dimasuki virus. Jika kamu sudah tahu kekurangan dari root hp dan juda sudah memahami konsekuensinya, maka tidak perlu khawatir untuk mempraktikkan cara root hp di gadget kamu. Jika sudah mencobanya, beri tahu hasilnya, ya.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *