Press "Enter" to skip to content

Kebiasaan Ini Membuat Tagihan Listrik di Akhir Bulan Membengkak

Kebutuhan listrik memang sudah menjadi kebutuhan wajib bagi kehidupan manusia sehari-hari. Untuk kehidupan rumah tangga, kegunaan listrik sangat beragam. Seperti untuk menghidupkan lampu-lampu listrik, sumber daya untuk peralatan-peralatan elektronik, dan masih banyak lagi. Sama seperti kebutuhan air, kita harus memanfaatkan listrik dengan cara yang bijak. Jika tidak nantinya kegunaan listrik akan terbuang dengan percuma. Penggunaan listrik yang boros akan berdampak pada tagihan listrik yang membengkak di akhir bulannya.

Kebiasaan Ini Membuat Tagihan Listrik di Akhir Bulan Membengkak

Hal ini terkadang membuat kita uring-uringan menerima kenyataan jumlah tagihan yang di luar prediksi. Jika Anda pernah mengalaminya, bisa jadi hal ini bukan dikarenakan kesalahan pada meteran listriknya melainkan penggunaan listrik yang salah dan terlampau boros. Bisa saja beberapa pengguna listrik tidak menyadari pola perilaku sehari-hari yang ternyata membuat tagihan pembayaran listrik kian membengkak setiap harinya.

Menggunakan listrik terlalu berlebihan atau boros bisa memicu terjadinya dampak global warming. Itulah kenapa penting sekali untuk menggunakan listrik dengan cara hemat, selain agar tagihan listrik tidak membengkak juga. Sebaiknya perhatikan kebiasaan-kebiasaan penggunaan listrik di rumah. Bisa jadi Anda melakukan hal sepele yang ternyata justru memicu bertambahnya jumlah tagihan yang harus Anda bayarkan di akhir bulan. Nah, sebagai informasi ada beberapa kebiasaan yang tanpa kita sadari membuat tagihan pembayaran listrik semakin jebol. Berikut ini diantaranya:

  • Tidak mencabut kabel dan charger HP

Peralatan elektronik yang kabelnya terhubung ke soket listrik akan terus menyerap energi listrik, baik dalam keadaan menyala ataupun dimatikan. Kondisi charger HP yang tidak dicabut dari colokan setelah selesai digunakan tetap menyerap daya sebesar 1 Watt setiap harinya. Untuk itu agar tagihan tidak terus berjalan, cabut colokan kabel dari soket listrik saat peralatan elektronik tidak membutuhkan konsumsi listrik.

Baca juga : Cara Mudah Menghemat Tagihan Air

  • Penggunaan pendingin ruangan

Pendingin ruangan (AC) yang dibiarkan menyala setiap waktunya akan sangat boros energi. Sebaiknya saat ruangan sedang tidak digunakan, matikan juga pendingin ruangannya. Jika sedang digunakan jangan lupa untuk selalu menutup ruangan dengan rapat, baik jendela maupun pintu sehingga AC tidak bekerja terlalu keras.

  • Pemanas air yang dinyalakan 24 jam

Pemanas air yang menyala selama 24 jam akan menyedot daya sebesar 300-500 Watt. Jika kebiasaan ini sering dilakukan maka konsumsi daya listrik semakin bertambah. Dampak lainnya juga akan membuat dispenser lebih cepat rusak. Untuk itu sebaiknya matikan dispenser setelah digunakan dan pergunakan timer digital jika ingin lebih praktis.

  • Memasukkan makanan dalam kondisi panas ke dalam kulkas

Kebiasaan ini akan membuat kulkas bekerja lebih keras dan tentu saja membuat energi yang diperlukan lebih banyak. Untuk itu masukkan makanan atau minuman dalam keadaan tidak panas dan usahakan mengatur kulkas dalam suhu sedang. Karena suhu kulkas yang terlalu rendah akan menyedot lebih banyak daya listrik dan membuat tagihan listrik semakin membengkak.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *