Press "Enter" to skip to content

Tips Menjaga Kualitas Air pada Dispenser

Siapa yang tidak kenal dengan perabot rumah tangga satu ini, dispenser air minum telah banyak dipakai hampir di setiap rumah untuk wadah penampung air minum. Walaupun praktis, tetapi Anda juga harus memperhatikan kualitas air yang ada di dalam wadah tersebut agar terhindar dari bakteri dan kuman yang mengendap di dalamnya. Banyak orang yang lupa memperhatikan kualitas air minum di dalam wadah tersebut sehingga seringkali banyak bakteri yang berkembang, tak heran seringkali ditemukan orang yang sakit perut setelah meminum air.

Untuk menjaga kualitas air minum dalam sebuah dispenser, hendaknya ikuti tips berikut ini:

  • Pilih Dispenser yang Berkualitas

Untuk menjaga air minum secara maksimal dibutuhkan dispenser yang terjamin kualitasnya dengan bahan yang baik. Hal tersebut dapat menjadi satu pertimbangan utama dalam menjaga kesehatan keluarga Anda. Jangan hanya tergiur dengan harga diskon dan hanya karena asal ada. Wadah air yang berkualitas juga akan awet dan tidak mudah rusak, hal tersebut sama saja akan lebih menghemat pengeluaran Anda.

  • Cara Menempatkan Galon yang Benar

Cara meletakkan dispenser dan galon air yang benar juga dapat memengaruhi kualitas air di dalamnya. Pastikan untuk meletakan air galon ditempat yang bersih, kering, dan terhindar dari panas matahari secara. Wadah air beserta galon yang diletakkan langsung dibawah sinar matahari akan membuat kualitas air minum menjadi tidak bagus dan juga berpengaruh pada kualitas alat tersebut.

  • Jangan Terlalu lama Menyimpan Air Galon

Gantilah air galon secara berkala, hendaknya gantilah galon tersebut kurang lebih selama 30 hari pemakaian. Penyimpanan yang terlau lama akan menyebabkan kuman dan bakteri berkembang di dalamnya sehingga air tidak sehat lagi, malah hanya akan menyebabkan penyakit.

  • Membersihkan Dispenser Secara Rutin

Bersihkan dispenser secara rutin kurang lebih selama dua minggu sekali agar kuman dan bakteri tidak bersarang di dalamnya. Bersihkan galon dan wadah air dengan menggunakan spon, sedangkan untuk bagian dalam wadah air, bersihkan saja menggunakan air dan cuka. Diamkan selama beberapa menit kemudian keluarkan cuka melalui keran. Apabila masih ada aroma cuka, bersihkan lagi dengan menuangkan air bersih ke dalamnya kemudian keluarkan lagi melalui keran, lakukan cara tersebut hingga aroma cuka hilang.

  • Memastikan Air Galon dalam keadaan Steril

Pilihlah produk air minum yang telah terpercaya dan terjamin kualitasnya. Steril atau tidaknya air minum isi ulang pada galon dapat dilihat dari produk galon apa yang dipilih. Produk yang sudah terpercaya harus menjadi pilihan utama untuk keluarga Anda.

Baca juga Cara Menghemat Pemakaian Kipas Angin di Rumah

Kemudian untuk menjaga kesterilan air dari luar, biasakan untuk tidak menyentuh saluran air dispenser atau keran dengan tangan. Selain itu jangan menyentuh saluran tersebut dengan bibir untuk agar terhindar dari bakteri.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *