Press "Enter" to skip to content

Tips Sebelum Investasi Saham dan Persiapan Sebelum Membeli Saham

Saham adalah sebuah bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan atau badan usaha. Saat membeli saham maka satu perusahaan menjadi milik pembeli. Saham menjadi sangat berharga karena memiliki representasi kepemilikan terhadap perusahaan dan badan usaha. Banyak pemilik saham lebih memilih untuk melakukan investasi saham. Sebagai investor akan mendapatkan keuntungan yaitu Capitan Gain dari pertumbuhan nilai aset dan modalnya dan Deviden yaitu pembagian sebagian laba bersih untuk pemegang saham. Namun belum banyak yang mengetahui apa saja hal-hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan investasi terhadap kepemilikan perusahaan maupun badan usaha.

Tips Sebelum Investasi Saham dan Persiapan Sebelum Membeli Saham

Berikut adalah tips yang diperhatikan sebelum berinvestasi saham diantaranya:

  • Konsultasi sebelum membeli saham, terlebih dahulu membuka rekening saham atas nama pengguna, pengisian formulir aplikasi pembukaan rekening investor, data ahli waris, transaksi jual beli saham melalui perantara dan pengguna sudah memiliki rekening saham dan mulai membeli saham.
  • Monitor informasi saham perusahaan, tujuannya untuk melihat perusahaan apakah bertumbuh dan berkembang dengan sehat dan menuai untung atau sebaliknya. Pelajari juga perusahaan saham yang sudah terdaftar pada Bursa Efek Indonesia dan pastikan mendapatkan informasi dari BEI.
  • Lakukan analisa technical, tujuannya supaya saham yang dimiliki mempunyai harga beli dan juga terbaik. amati pula pergerakan harga saham pada grafik dan hal ini akan berpengaruh terhadap transaksi.
  • Pahami resiko eksternal saham, antara lain kondisi perekonomian yang mengalami perlambatan atau percepatan, kondisi ekonomi global, stabilitas kondisi politik dalam negeri, pengaruh nilai tukar rupiah terhadap dolar, kebijakan pemerintah dan masih banyak lagi.

Selain beberapa hal diatas, saat investasi saham hindari untuk membeli satu jenis saham. Hal ini untuk mengantisipasi berbagai faktor eksternal dan internal yang menyebabkan harga saham mengalami penurunan. Setidaknya memiliki 2 atau 3 saham dan masih memiliki peluang keuntungan jika salah satunya rugi. Lakukan pengecekan likuiditas saham perusahaan pada website BEI dengan mempelajari rasio-rasio keuangan penting dan melakukan analisa fundamental dengan melihat nilai harga saham.

Berikut adalah persiapan sebelum membeli saham:

  • Kenali saham perusahaan dan bisnis yang di jalanan untuk menjadi bahan pertimbangan.
  • Selalu pertimbangkan resiko yang akan dihadapi serta bagaimana untung dan ruginya.
  • Jangan terlalu terburu-buru membeli saham dalam posisi murah.
  • Jangan tergesa-gesa ketikan akan berinvestasi.

Baca juga Rekomendasi Jenis Investasi Online yang Tepat untuk Para Pemula

Saat investasi saham jangan terlambat untuk memulai dan jangan diam dalam menjalankan bisnis. Hindari untuk sering berspekulasi dan sering melakukan transaksi karena dapat terjebak dalam kondisi psikologis pasar. Sebaiknya investasikan dana dalam kurun waktu setahun. Sesuaikan jenis investasi yang akan dipilih dengan bursa tempat pemilik akan menjalankan bisnisnya. Investasi banyak dipilih karena memiliki banyak keuntungan yang menjamin di masa yang akan datang jika digeluti dengan sungguh-sungguh.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *