Press "Enter" to skip to content

Ingin Memberikan Free Ongkos Kirim? Jangan Sampai Lakukan Kesalahan Seperti Ini!

Beberapa waktu belakangan ini, bisnis online semakin tumbuh, sehingga semakin ketat pula persaingan usaha agar bisa menggaet pelanggan. Toko online adalah salah satu bisnis online yang menjanjikan. Masing-masing online shop berlomba memberi service terbaik serta memuaskan agar pelanggan bisa tetap berbelanja di tempat mereka. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menggaet pelanggan ialah memberi layanan bebas ongkos kirim atau ongkir. Cara seperti free ongkir termasuk efektif agar bisa memperoleh pelanggan tetap. Namun, ketika memberikan layanan ongkir gratis ini, ada beberapa hal yang harus Anda hindari.

Pertama, menganggap jika ongkir merupakan promo utama dari toko online Anda. Jangan menganggap jika gratis ongkir ini adalah satu-satunya promo utama di dalam online shop Anda. anggapan seperti ini merupakan kesalahan terbesar karena bisa mematikan ide kreatif dengan melakukan promo menggunakan cara lain. Promo seperti gratis ongkir merupakan salah satu promo yang efektif, namun jangan pernah melupakan promo lainnya. Terdapat studi yang mengemukakan jika konsumen lebih memilih diskon sebesar 20% dibandingkan dengan gratis ongkir. Dari sini dapat ditarik kesimpulan jika pelanggan lebih ingin promo agar bisa menghemat uang.

Kedua, gratis ongkos kirim untuk seluruh pembelian. Memang, sangat menarik jika memberikan gratis ongkir untuk semua benda atau untuk semua barang yang dibeli oleh pelanggan. Namun, lebih baik Anda mencermatinya kembali, apalagi sekarang ini bisnis masih berada di dalam tahap pengembangan. Bila seluruh pembelian dibebaskan dari ongkir, apalagi produk Anda memiliki profit yang cukup kecil, hal ini bisa memberatkan perputaran keuangan yang Anda miliki. Lebih baik Anda tentukan berapa jumlah pembelian minimal jika mereka ingin mendapatkan gratis ongkir ini. pastikan gratis ongkir tidak merugikan Anda.

Ketiga, batas pembelian yang tinggi. Hal ini berkaitan dengan nomor dua yakni limit pembelian minimal agar bisa mendapatkan free ongkir. Jangan asal main menentukan batas pembelian dengan harga yang tinggi atau jauh dari pembelian rata-rata pelanggan. Contohnya pelanggan rata-rata berbelanja dengan total harga Rp 300 ribuan, namun Anda memberikan gratis ongkir jika mereka berbelanja dengan total Rp 500 ribuan, mereka pasti menganggap promo ini kurang menarik.

Terakhir, tidak memberikan penuturan seberapa hemat nantinya yang diperoleh oleh pelanggan. Promo free ongkir bisa percuma bahkan tidak tersampaikan dengan baik oleh pelanggan bila Anda tidak memberi tahu berapa jumlah hemat yang mereka peroleh dengan promo ongkir ini. Jangan lupa mengingatkan jika gratis ongkir bisa membuat pelanggan menjadi lebih hemat. Untuk menyampaikannya, Anda bisa menggunakan fitur ketika melakukan checking. sekarang ini sudah banyak fitur ini di toko online. Memang memberikan gratis ongkos kirim sangat menguntungkan, namun jangan sampai mempersulit Anda.

 

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *