Press "Enter" to skip to content

Review Fashion: Mengenal Karakteristik Busana Dress dan Sejarahnya

Dalam kesempatan tulisan Review Fashion kali ini, kami akan membahas karakteristik busana dress dan sejarahnya. Yang bisa Anda jadikan bahan referensi sebagai ilmu pengetahuan tentang dunia fashion.

Apa itu Dress:

Dress juga dikenal sebagai rok atau gaun adalah pakaian/busana yang terdiri dari rok dengan korset terpasang (atau korset yang cocok memberikan efek satu potong pakaian). Dalam banyak budaya, gaun yang lebih sering dipakai oleh perempuan dan anak perempuan. Dalam pembahasan tulisan review fashion di barat menyoal dress. Dress  bisa digambarkan sebagai gaya keanggunan dari seorang wanita.  Model gaun bervariasi tergantung pada keinginan mode dan kerendahan hati atau selera pribadi pemakainya.

Sejarah:

Sebelum periode Victoria, kata “baju” biasanya disebut mode keseluruhan umum pakaian baik untuk laki-laki atau perempuan, yang tercermin hari  ini seperti “gaun malam”, “dress pagi”, “travelling dress”, “full dress” , dan sebagainya, bukan untuk setiap pakaian tertentu. Pada saat itu, kata berbahasa Inggris yang paling sering digunakan untuk wanita adalah dress/gaun. Pada awal abad 20, baik “gaun” dan “rok” pada dasarnya identik dengan “baju”, meskipun gaun itu lebih sering digunakan untuk formal, acara resmi atau pesta. Dan rok atau gaun yang lebih pendek dan santai, biasanya untuk acara informal. Hanya dalam beberapa dekade terakhir telah “gaun” kehilangan makna umum dari pakaian wanita di Amerika Serikat mendukung “dress”.

Dalam dunia kuno, misalnya Yunani Kuno dan Roma, baik laki-laki dan perempuan mengenakan pakaian yang sama yaitu gaun seperti disebut tunik umum. Dari  saat itulah dikembangkan gaun yang dikenakan oleh wanita dan pakaian pria seperti jubah dan Fustanella dikenakan oleh imam dan tentara masing-masing. Tunik Yunani kuno, yang muncul pada Charioteer dari Delphi terinspirasi pada abad kedua puluh saat mendesain gaun awal, Mariano Fortuny untuk membuat gaun Delphos pada tahun 1907.

Pada abad ke-19, perkembangan dress/gaun meningkat secara dramatis ke hoopskirt dan gaya crinoline didukung dari tahun 1860-an, Sepanjang periode ini, panjang gaun modis bervariasi hanya sedikit, antara pergelangan kaki-panjang dan lantai. Sejak 1970-an, tidak ada satu jenis gaun atau panjang telah mendominasi busana lama, dengan gaya pendek dan kaki panjang sering muncul side-by-side di majalah mode dan katalog review fashion kala itu. Dalam kebanyakan varietas dress dalam budaya Barat, gaun adalah pakaian yang tepat dan wajib bagi wanita dalam menghadiri sebuah acara resmi.  Dress juga sangat populer untuk acara-acara khusus seperti pesta atau pernikahan. Dan sampai saat ini perkembangan dress semakin bervariasi, dengan kaya akan motif, desain dan warna. Yang membuat wanita menjadi lebih cantik dan anggun.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *